Diduga Terbakar Akibat Disambar Petir


JAMBI – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kamis (5/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Kebakaran rumah milik Rustam yang lokasinya di tengah kebun ini diduga akibat disambar petir.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan, dari keterangan saksi-saksi, diduga rumah terbakar akibat disambar petir.

“Untuk korban jiwa tidak ada. Tapi barang berharga dan dokumen penting seperti ijazah dan KK milik korban hangus terbakar,” ujar AKBP Kuswahyudi Tresnadi, Jumat (6/5).

Kata Dia, saat kejadian saksi Yanto dan Mamad sedang berada di rumahnya. Pada saat itu cuaca gerimis. Tidak lama kemudian, kedua saksi mendengar suara petir yang sagat keras. Tiba-tiba, Mamad melihat asap keluar dari atap rumah Rustam.

Saat menuju ke lokasi yang jaraknya tidak jauh, api semakin membesar. Barang-barang dan surat-surat yang di dalam rumah tidak bisa diselamatkan. Saat terjadinya kebakaran, Rustam beserta istri dan anaknya tidak ada di rumah sedang bekerja di kebun.

“Semua barang-barang korban habis terbakar,” tandasnya.

Share:

Pasang Listrik Elektrik, Isi Data Via Seluler


MUARA BUNGO - Pemasangan listrik elektrik atau token di Kabupaten Bungo ternyata tidak dianggap sulit masyarakat sulit.

Pasalnya, pemasangan aliran listrik hanya dirasa sebentar prosesnya oleh masyarakat. Kisaran 2-3 minggu pelanggan sudah bisa menikmati aliran listrik. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Azroni salah satu warga Bungo yang baru-baru ini memasang listrik elektrik.

"Pemasangan listrik saat ini tidak begitu sulit, daftar via seluler ke nomor PLN Pusat, kemudian ikuti petunjuk dari pihak PLN dan mengisi data via telpon, kemudian dibawa ke PLN untuk diproses lebih lanjut," kata Azroni.

Kemudian, lanjut Azroni data diproses, jika data sudah diproses dilanjutkan dengan survei dan kemudian pemasangan.

"Kalau untuk pemasangan tidak lama, antara satu minggu hingga sepuluh hari dan untuk biaya amper 1300 watt sebesar Rp. 1, 1 juta,"tutupnya.

Share:

30 Kali Perkosa Anak Kandung


PONTIANAK – HM adalah sosok ayah yang terkutuk. Pria 42 itu tega berulang kali memerkosa sang anak kandung Bunga (bukan nama sebenarnya). Akibatnya, Bunga yang masih duduk di bangku SMA hamil tujuh bulan.

Aksi biadab HM terbongkar setelah Bunga melapor ke pihak berwajib. "Pelaku diamankan berdasarkan laporan polisi LP/1340/V/2016/Kalbar/Resta PTK Kota/Sek. Ambawang, tanggal 1 Mei 2016," ujar PJs Kabid Humas Polda Kalbar Badarudin kemarin.

Berdasarkan pengakuan Bunga, HM kali pertama melakukan perbuatan bejat itu pada 7 Agustus 2015 lalu. Saat itu, Bunga sedang tertidur. HM kemudian membangunkannya dengan cara kasar.

Setelah itu, HM langsung melancarkan perbuatan terkutuknya. "Berdasarkan keterangan perbuatan ini dilakukan lebih dari 30 kali. Bahkan setiap bulan 3-4 kali. Saat ini korban hamil tujuh bulan," kata Badarudin.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 285 dan atau pasal 286 KUHP dan Undang Undang tentang Perlindungan Anak.

Share:

Satu Rumah Ludes, Tidak Ada Korban Jiwa Dalam Peristiwa Kebakaran di Lolo Gedang


JAMBI-Satu rumah di Desa Lolo Gedang, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, ludes dilalap di jago merah, Kamis (5/5) sore. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Informasi yang dihimpun Jambiupdate, kebakaran ini terjadi saat pemilik rumah tengah keluar.

"Orang yang punya rumah pergi ke ladang," ujar Mukhsin warga setempat saat dikonfirmasi jambiupdate, via ponselnya.

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan 7 unit armada pemadam. Sejauh ini, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Share:

Kebakaran di Lolo Gedang Sore Ini, Untuk Sementara 2 Rumah Dikabarkan Ludes


KERINCI ­ Insiden kebakaran kembali terjadi di Desa Lolo Gedang, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci Kamis (5/5) sore ini. 

Informasi sementara, 2 unit rumah ludes terbakar. Kepala UPTB Damkar Kabupaten Kerinci, Wirman, dikonfirmasi media membenarkan itu. 

Ia mengaku mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 14.40 WIB. Menurut dia, laporan sementara dari lokasi, 2 unit rumah ludes terbakar. 

Untuk membantu memadamkan api, pihaknya sudah mengirimkan 5 unit armada Damkar. 

"Laporan sementara 2 unit rumah ludes, 5 armada sudah kita kerahkan, dari Jujun, Lempur, Lubuk Paku, Hiang, dan 1 armada dari kantor Damkar," tutupnya.

Share:

Pengangguran di Jambi Meningkat, Ini Jumlahnya


JAMBI – Lambannya pertumbuhan perekonomian Provinsi Jambi pada tahun 2016, berdampak pada melemahnya daya serap tenaga kerja di beberapa sektor industri. Hal ini membuat angka pengangguran di Provinsi Jambi kian meningkat.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, jumlah pengangguran di Provinsi Jambi Februari 2016 sebanyak 79,0 ribu orang. Jumlah ini meningkat 32,8 ribu orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Keadaan tersebut menjadikan TPT naik dari 2,73 persen pada Februari 2015 menjadi 4,66 persen pada Februari 2016, dan juga jauh di atas TPT Februari 2014 sebesar 2,50 persen.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab meningkatnya jumlah pengangguran ini antara lain, struktur lapangan pekerjaan sampai dengan Februari 2016 tidak mengalami perubahan. Turunnya produksi sawit dan karet yang merupakan komoditas unggulan di Provinsi Jambi, juga menjadi penyebab berkurangnya pekerja di sektor Pertanian mencapai 60,4 orang atau turun 7,36 persen.

Share:

Labels

Blog Archive

Berita Pilihan

BANGGA Kerinci Ditetapkan Sebagai top Branding Pariwisata Provinsi Jambi

Kabupaten Kerinci akhirnya ditetapkan sebagai branding pariwisata Provinsi Jambi oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia. Penetapan ...